Demi engkau,
aku relakan karir & materi di negeri khayangan, sebagai bidadari...
demi sayangku padamu-pun akhirnya aku rela bersimpuh menyatukan
perasaan demi kebersamaan, atas nama cinta... Racunmu bagai madu yang
memabukkan di malam-malam panjang itu hingga aku ikhlas menukar suka-ku
dengan duka... Sayap putihku-pun t'lah kutukar dengan sebentuk cincin
berukir namamu, indah terpatri sampai jariku sakit saat mencuci di
sungai. Demi kau-pun, tak berkeberatan aku mengikutimu ke planet Pluto,
sekalipun dingin membekukan otak - hujan batu tak terelakkan disana...
Aku hanya ingin... satu saja malam indah saat aku tak merasa mencium sebuah asbak,
please...
love,
Bidadarimu