Sejak beberapa hari lalu kita dikejutkan oleh musibah
banjir bandang di Jember, dimana
gubernur Jatim Imam Utomo menyatakan bahwa
hal tersebut bukan disebabkan oleh hutan yang gundul karena illegal logging,
melainkan karena adanya cekungan-cekungan telaga alamiah yang karena
tidak mampu menampung debit air yang menggila, akhirnya ambrol dan
menumpahkan air ke lereng gunung Argopuro-ku yang cantik. Huhuhuhuhuhu...
Presiden: "Kepala daerah baik gubernur, bupati maupun walikota, harus
memahami kondisi geografis daerahnya. Apabila mengetahui ada daerah
yang memang kurang stabil, kepala daerah harus segera melakukan langkah
antisipasi".
Bupati Jember MZA Djalal melaporkan: "korban jiwa 103, kerugian diperkirakan lebih dari 60 miliar".
===================
Komentar pribadi:
"pak
Gubernur yang
baik, jika itu pendapat bapak, menurut saya ambrolnya air di lereng
lebih dapat ditahan oleh
pohon2 kalau 'ndak ada illegal logging besar2an, jadi at least bisa
mengurangi dampak kerusakan geografis DAS di bawah sana... lagipula,
bagaimana dapat tercipta cekungan yang besar bila hutan di lereng tidak
sampai gundul, se-alami apapun kecuali ada letusan gunung mungkin?
maafkan saya
yang bukan ahli geologi ini pak, ini hanya pikiran sederhana saya...
yang selalu meteskan air mata melihat illegal logging ketika mencoba
merambah sudut2 cantik hutan-hutan di tanah air tercinta ini....
Kalau bapak 'ndak yakin, baca nih pak: "Penduduk di dua desa itu mengakui, ratusan hektare lahan hutan di atas
dua kawasan perkebunan itu (Gunungpasang dan Widodaren) hampir gundul
karena sejak lama menjadi sasaran penebangan liar penduduk yang
dimotori oknum pedagang dan aparat tertentu". "
*Could we care?
Donation: Read this
Poems: by Kak D, Bumiku Tak Marah and
Buat Aku Menangis