Sri Sarining's posts with tag: bagasi
 Bepergian ala backpacker bukan jaminan aman dari kehilangan sesuatu atau hampir kehilangan. Ini gue alami di Bandara Hasanuddin, Makassar dengan penerbangan maskapai Lion Air *idih tega banget sampe 'nyebut nama gini...* --> biarin!!!
Kronologis kejadian: Bandara Hasanuddin Makassar: Flight IW-8555, Makassar - Surabaya Sedang antri mengambil Boarding Pass, ketika calon penumpang lain di belakang selalu ribut mendusel-dusel, padahal jelas-jelas yang antri juga banyak alias crowded banget!!! Akhirnya dapat giliran masukin bagasi & dengan sabar menunggu print-out Boarding Pass. Dan.. ehhh... belum dapet Boarding Pass kog ransel gue udah menuju conveyer belt??? Bingung... kayaknya musti ditempel nomor bagasi dulu kan? Apa udah??? Ihhh... kog gak yakin gini???
Akhirnya setelah dapat Boarding Pass *diantara perjuangan didusel-dusel terus sama calon penumpang di belakang*, gue tanya ke petugas Lion: "Mas, udah cocok-kah nomor bagasi ini dengan yang di tas saya? Mohon di-cek lagi..." *sambil tak lupa senyum dengan manis dong...* Petugas menjawab: "Sudah ibu, tentu sudah cocok..." Gue bilang lagi: "Mas, saya kurang yakin, karena tadi saya belum lihat label bagasi saya sudah ditempel atau belum... bisa di-cek lagi? Tolong?" *sambil tak lupa senyum dengan manis LAGI dong...*Petugas menjawab lagi: "Sudah ibu, kami sudah tempel di tas ibu..." *sambil mulai gondok gak sabar* Gue bilang lagi dong: "ngggg... tapi..." *mulai pasrah karena aksi dusel-dusel calon penumpang lain di belakang tak terkendali* Petugas menjawab lagi dong: "yak, mohon yang berikutnya..." *sambil bete liat tampang gue*
Hiks... senyum manis gue gak laku... Gue pasrah menuju ruang tunggu bandara, sambil berdoa kenceng mudah-mudahan nothing will happen to my daypack... amien...
Bandara Juanda, Surabaya: Flight IW-8555, Makassar - Surabaya - OK Landing Sementara mas Irvan dan keluarga sudah menunggu di luar bandara dan gue dengan setia menunggu datang-nya daypack dari bagasi... hmmmm.... NGIK!!! Conveyer belt berhenti, menandakan no luggage anymore there... Hey!!! My daypack!!! rrrrrrrr... started to remind something in Hasanuddin, Makassar 2 hours ago... *sigh* andai gue 'ngotot di Bandara Hasanuddin Makassar...
Langsung lapor ke bagian Lost and Found di bandara Juanda, proses sebentar, dijanjikan akan dihubungi 3 jam lagi, dan gue-pun meluncur membelah malam kota Surabaya bersama mas Irvan dan keluarga... malah sempat di-jamu di RM Ikan Bakar Cianjur, Citraland. Juga sempatin foto-fiti di gerbang Citraland *eh, belum gue posting ya foto-nya? hihihi*
Huhuhu... malam ini gue gak bisa ganti baju... hiks... alhamdulillah banget mas Irvan dan keluarga berbaik hati menyediakan tempat buat gue bermalam di rumah mereka, walau hanya beberapa jam sebelum gue terbang ke Jakarta. Dan gue tertidur sambil memikirkan daypack gue yang berisi hal-hal yang ternyata cukup penting dalam hidup gue... ah sudahlah, pasrah is the best... ikhlasin aja lah... kalau nggak pasrah & ikhlas, bisa mumet!
Tidur.... zzzZZZzzzzzzzzz 'ngik!
3 hours later... Bangun, sikat gigi, langsung diantar lagi ke bandara Juanda sama mas Irvan, dan gue pun sempat 'nongkrong di LL guna interogasi petugas bandara, 'udah 'nyari daypack gue belum??? huhuhuhu... ternyata belum ketemu juga, sementara itu pesawat gue menuju Jakarta sudah menunggu.
werrrr... satu jam kemudian...
Bandara Internasional Soekarno Hatta, Cengkareng Langsung gue menuju bagian Lost and Found, mengajukan komplen: gue: "Pak, ini saya flight dari Surabaya, mengajukan komplen kehilangan bagasi dengan flight dari Makassar tujuan Surabaya, malam tadi. Mohon diproses secepatnya hari ini juga, karena barang-barang tersebut penting sekali bagi saya." Petugas: "Baik ibu, segera!"
Dan petugas itu memang dengan sigap langsung memroses komplen. Satu jam kemudian...
Petugas: "Ibu, mohon maaf, kami sudah cek ke seluruh bandara baik di Makassar, Palu, Ambon, Manado dan beberapa bandara lain, tapi bagasi ibu belum ada tanda-tanda ditemukan... bagaimana bu?" Gue: "Lho... kog bapak malah tanya ke saya bagaimana? Yang jelas saya akan tetap tunggu sampai bagasi saya ditemukan pak. Entah besok atau lusa ditemukan, saya akan tetap tunggu disini." Petugas: "Wah... ibu apa ndak kecapekan nanti bu, menunggu disini?" Gue: "Jangan khawatir pak, saya bawa logistik yang cukup untuk menginap disini kog" *sambil gue tunjukkan kantong plastik kresek gue berisi kue-kue, aqua 2 botol, Nu Green Tea 2 botol, coklat MM, dll hasil beli di bandara Juanda sebelumnya* Petugas: "Baik ibu, segera kami lakukan pencarian kembali, mohon ditunggu" *sambil tersenyum manis* Gue: "Ya pak... saya tunggu" *sambil tersenyum manis juga donk*
2 jam kemudian... datang petugas lain ke hadapan gue: Petugas-2: "Ibu Sri, mohon maaf telah menunggu, kami sudah cek ke seluruh bandara baik di Makassar, Palu, Ambon, Manado dan beberapa bandara lain, tapi bagasi ibu belum ada tanda-tanda ditemukan... bagaimana bu?" *lho... diulang aja nih???* Gue: "Bapak, saya sudah sampaikan kepada bapak petugas yang sebelumnya, saya akan tetap tunggu proses pencarian, sampai ada kabar dimana kejelasan bagasi saya, maka saya baru bisa pulang ke rumah. Mohon laporan proses pencarian yang disampaikan ke saya ada kemajuan dong, jangan sama seperti sebelumnya. Sekarang saya mau tanya, ada tidak ya... print-out yang membuktikan bahwa bagasi saya dengan nomor sekian ini sudah masuk ke pesawat atau belum, sebelum take-off di Makassar???" *sambil mulai kesal...* Petugas-2: "Ehm.. menurut catatan kami, bagasi ibu dengan nomor tersebut sudah masuk pesawat, ibu..." Gue: "Oke, kalau memang sudah masuk pesawat, saya minta bukti print-out datanya, karena kalau bapak tidak bisa membuktikan... akan saya anggap hanya sebagai lip service saja, dan saya akan percuma saja duduk disini seharian menunggu proses. Mohon hargai usaha saya ini, pak..." *sambil menunjukkan muka datar* Petugas-2: "Ehm.. begini bu, untuk catatan bagasi tersebut memang kami kesulitan untuk memberikan ke ibu, tetapi kami yakin bagasi ibu sudah masuk ke pesawat..." Gue: "Bapak... saya tidak peduli bagasi saya dengan nomor sekian sudah masuk pesawat atau belum, yang jelas sampai detik ini saya belum terima dari Lion Air, bagasi yang saya titipkan itu sejak saya tiba di Surabaya, dari Makassar. Jadi saya akan tetap tunggu disini sampai bagasi saya DITEMUKAN" Dan petugas-2 itu pun pergi sambil garuk-garuk kepala...
Dan tiap 2 jam kejadian laporan seperti itu terus berulang dengan petugas yang berbeda-beda, hahahahaha... mereka pikir gue akan menyerah dan pulang kali huhuhuhu... biar bisa santai gitu ya... enggak deeehhhhh... sori dehhhh...
Dan gue sempat tertidur di atas conveyer belt nomor 6 di Terminal 1A, nangkring di atas troley, mojok di dekat toilet sambil motretin petugas-petugas bandara yang malakin para pendekar devisa kita, para TKI yang membanggakan itu, yang digeret dari pintu khusus... huhuhuhu banyak sekali kejadian yang gue lihat akhirnya... selama ber-jam-jam nangkring di Terminal 1A itu... ck ck ck...
Sampai akhirnya gue ditawari pindah tunggu ke Executive Waiting Room dengan fasilitas makan & AC... gue pun menolak dan bilang ke petugas, "Terima kasih pak, saya tetap tunggu disini sampai ada kabar bagasi saya, ok?" dan petugas-pun garuk-garuk kepala lagi...
12 jam kemudian... setelah gue masuk angin & mencret2 *sorry, but it's true*... pak Andi Sigit, salah seorang petugas menghampiri gue... pak Andi: "ibu Sri, mohon maaf menunggu lama, kami dapat kabar tas ransel dengan ciri-ciri mirip dengan milik ibu, ada di Ambon dengan status bagasi surplus..."
oh... oke... Ambon... gue aja belum kesana... Ransel gue kog udah sampai sana, huhuhuhu... malu sama ransel... ngiiiikkkkk...
Akhirnya gue bisa pulang dengan lega, walau kaki udah bengkak-bengkak kelamaan nongkrong di bandara... huhuhu... alhamdulillah, gak sia-sia 12 jam...
----------
*gambar: daypack gue yang beruntung 'udah jalan-jalan sampe ke Ambon... hiks...
| |